Penerapan Mata Kuliah Character Building
Bersama Teach For Indonesia
Ketua : Agnes Eka Chintya
Mahardika (2001548094)
Anggota : Yoke Siara (2001570674)
Alicia Natalie (2001577163)
Satria Rizky Utama (2001574520)
Andri Pratomo Centana (2001575460)
Julien Setyana (2001543206)
Reza Handika (2001554790)
Mohamad Ray Pangestu (2001554401)
Dosen Pengajar : Christian Siregar,S.Th.,M.Pd
Hari/tanggal :
Selasa, 30 Maret 2017
Waktu : 08.00 – 12.30 WIB
Kegiatan : Pertemuan ke 3
Lokasi : PAUD Bunda, Cluster Sutera Flamboyan 7 no 62A
Alam Suter, Tangerang,
Banten.
Anggota yang
tidak hadir : - (Tidak Ada)
Sehabis bermain, kami masuk kedalam kelas dan berdoa bersama sebelum
memulai kegiatan pembelajaran. Mereka berdoa dalam ajaran Muslim, kami berdoa
dalam lingkaran dan melanjutkan dengan bernyanyi bersama. Selain bernyanyi,
anak-anak juga dibiasakan untuk selalu membaca ayat-ayat suci Al-Quran. Pada
saat bernyanyi, kami menyediakan hadiah yang nantinya akan kami berikan kepada
anak-anak Paud dengan tujuan agar anak-anak bersemangat dan antusias dalam
mengikuti kegiatan tersebut. Lalu, setelah selesai bernyanyi, anak-anak
melanjutkan kegiatan selanjutnya, yaitu belajar sholat. Sholat ini selalu
dilakukan agar anak-anak dapat terbiasa dan menerapkan sejak dini kewajiban
menjalan sholat sebagai umat muslim.
Setelah belajar sholat, anak-anak paud kami ajak untuk bermain pesan
berantai, kami membagi anak-anak menjadi 3 kelompok, kelompok kami bagi secara
rata antara TK A, TK B, dan juga KB. Anak-anak paud mengikuti permainan dengan sangat
antusias dan bersemangat. Pada saat bermain pesan berantai, ada beberapa anak
kesulitan untuk mengingat kata-kata yang kami sampaikan, tetapi anak-anak
tersebut tidak putus asa dan kami dorong untuk terus mencoba. Pesan berantai
ini menjadi salah satu permainan yang digemari anak-anak. Mereka sangat senang
sekali mengikuti kegiatan yang kami adakan ini. Dalam permainan ini juga
menunjukan adanya rasa kompetisi dengan cara yang benar, tidak ada rasa iri
ataupun sebagainya. Waktu sudah menunjukkan pukul 09.30 kita keluar kelas untuk
snack time. Guru PAUD sudah menyiapkan makanan ringan seperti, lemper, risol,
pastel untuk kami. Sedangkan murid PAUD sudah membawa makanan dari rumah,
mereka menawarkan makanannya kepada temannya atau kami kakak Binus (sebutan murid PAUD untuk kami) serta, kita
sedikit bercerita tentang bagaimana kesan mereka saat bermain pesan berantai
tersebut diselingi canda tawa atas kejahilan dari salah satu teman kami kepada
murid PAUD. Setelah makanan sudah habis, kami kembali masuk ke dalam kelas
untuk mengajarkan pelajaran hari ini tentang intercomm. Persiapan untuk
pengajaran yang akan diajarkan sudah kami persiapkan dari 3 hari sebelumnya. Cara
membuatnya kita harus menyiapkan gelas aqua bekas, benang, korek, gunting, dan
jepitan yang tajam untuk melubangi gelas aqua. Setelah itu, gunting benang
secukupnya untuk menyambungkan 2 gelas aqua yang sudah dilubangi dengan jepitan
tajam. Tujuan kami membuat alat komunikasi tersebut adalah kami ingin mengajarkan
bagaimana berkomunikasi menggunakan alat sederhana seperti zaman dahulu yang
belum mengenal adanya alat komunikasi yang canggih seperti sekarang ini. Dalam
proses pembelajarannya, murid sangat antusias dengan bagaimana hasilnya nanti
apakah alat yang mereka buat akan berhasil digunakan atau tidak. Ternyata, apa
yang sudah mereka kerjakan dengan panduan dari kami dan guru PAUD berjalan
sesuai harapan. Mereka mencoba dengan rasa penasaran bagaimana bisa
berkomunikasi hanya dengan menggunakan alat sederhana seperti itu.
Setelah kami mengajarkan intercomm kami memberikan waktu kepada
anak-anak paud untuk istirahat minum terlebih dahulu, lalu kami mengajak mereka
untuk mewarnai, kami menjadikannya lomba, dan memberi tahu bahwa yang mewarnai
terbaik akan mendapatkan hadiah dari kami, mereka sangat senang mendengarnya
dan sangat antusias dalam mengikuti perlombaan ini mereka sangat bersemangat
dalam mewarnainya.
Materi
pertemuan kedua kami berakhir sampai disini. Setelah mengajarkan intercomm dan
mewarnai, kami pun berpamitan dengan guru pembimbing dan anak-anak, dikarenakan
kami harus melanjutkan kegiatan perkuliahan. Untuk hari kedua ini, nilai moral
yang dapat diambil ialah sila ke 2 dan ke 3, dimana anak-anak dengan adilnya
dapat mencoba intercomm yang kami sediakan, anak-anak juga sangat antusias sehingga
munculnya persatuan dengan terciptanya komunikasi yang baik antara kami dengan
anak-anak serta guru pembimbing. Together we can change
Indonesia for brighter future.
FOTO-FOTO KEGIATAN :









No comments:
Post a Comment